Alih-Alih Alasan Covid 19, Diskominfo Lamteng Berlakukan SIMASBRO "Pak Plt. Diskominfo Lamteng, Ini Karena COVID atau Akal-Akalan Saja Nutupin Dugaan Anggaran Yang Habis Karena Dikorupsi"

 


GsGroup/Lamteng -  Berdasarkan surat yg di tujukan kepada perusahan pers,pimpinan redaksi,kepala biro yang di layangkan oleh Pihak Kominfo Kabupaten Lampung Tengah pada saat pademi covid 19 ini,Diskominfo Lamteng dirasa mengindahkan Peraturan UU Pers No.40 Tahun 1999 dengan membuat dan menetapkan peraturan SIMASBRO yang diduga bertujuan memangkas habis dan merupakan strategi memusnahkan/membunuh mata pencaharian media-media lokal dengan membuat segudang aturan yang pastinya itu akan membuat media-media lokal setempat tidak lulus verifikasi. Adapun dugaan lainnya yaitu guna menutupi Dugaan korupsi dan Penyalahgunaan Anggaran Publikasi oleh Diskominfo Kabupaten Lampung Tengah yang sampai saat ini besarnya anggaran publikasi itu rancu tidak dijabarkan/disebutkan secara terperinci ke media dan publik, ini sangat menyalahi aturan UU No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan publik.

Setelah melalui Puluhan kali media menanyakan,Diskominfo Lamteng memberikan jawaban yaitu untuk anggaran media online yg berjumlah 375 media,dan media cetak harian berjumalah 22 media serta media cetak mingguan berjumlah 170 media selama periode 2021. Hal lainnya juga Plt.Kadis Diskominfo Lamteng - Yudairi Hasan mengatakan total anggaran publikasi hanya sebesar 1,5 Milyar saja padahal dana publikasi sudah jelas 6.98 Milyar, jadi kalau hanya 1,5 Milyar ini lah yang di katakan oleh Plt.Kadis Diskominfo Lamteng - Yudairi Hasan sisa Anggaran yang begitu besarnya dikemanakan..? . Disinilah agar rekan-rekan media dan publik harus tau selama ini bawasanya dugaan permainan penyalahgunaan anggaran di Diskomnifo Kabupaten Lampung Tengah itu nyata.

Adapun pada saat awak media mengkonfirmasi terkait surat edaran  perihal diberlakukannya SIMASBRO tersebut Plt.Kadis Diskominfo Lamteng - Yudairi Hasan di ruang kerjannya, mengatakan menantang apabila surat edaran perihal SIMASBRO yang diberlakukannya dianggap tidak sah maka beliau siap di PTUN kan.

Untuk itu kami memohon kepada Dewan Pers, rekan-rekan jurnalis, wartawan,pemilik media, dan lain sebagainya yang terkait bekerjasama dengan Diskomimfo Kabupaten Lampung Tengah agar bisa satu suara "MENOLAK" itu merupakan hanya kebijakan Plt. Kadis Diskominfo Lamteng, Yudairi Hasan.

Ba'da Idul Fitri 1442 H ini kita akan silahrurahmi dengan mengadakan Unjuk Rasa Gabungan Media,Ormas,LSM ke Diskomnifo Lamteng perihal diberlakukannya SIMASBRO yang diduga untuk menutupi Benang Kusut/Kesalahan-kesalahan/carut marut/korupsi berjama'ah oleh Oknum-Oknum di Diskominfo Lamteng.(Tim Investigasi GS-GROUP)

Posting Komentar

0 Komentar